Perjalanan Profetik (samb-2)

3. Tanggal 18/09/2009.

a. Berdoa profetik di Gunung Arbel

Disharingkan tentang manfaat menghirup napas dalam-dalam sebanyak 3 kali yang akan berdampak langsung pada tubuh, jiwa dan roh. Imani yang kita hirup itu adalah udara yang dipenuhi Roh Kudus. Jika dilakukan 3 kali setiap hari, maka kita akan merasakan bahwa Yesus menguasai tubuh, jiwa dan roh. Ini menyiratkan harus sungguh-sungguh dan berusaha untuk mendapatkan sebanyak mungkin berkat selama di Yerusalem ini. Yerusalem, kota diatas gunung yang dikelilingi 7 bukit (butuh usaha khusus untuk mencapainya).

Berpose di atas gunung ArbelTempat ini (bukit Arbel) merupakan salah satu tempat yang kurang diminati untuk dikunjungi oleh para biro tarvel. Padahal tempat ini mempunyai sejarah rohani yang tinggi (Matius 28:16). Amanat Agung diucapkan Tuhan Yesus di tempat ini. Hari ini, didoakan bahwa amanat agung yang selama ini kurang menjadi perhatian kita berlalu. Pulihkan lagi visi, agar setiap oarang diutus ke bangsa-bangsa dan memuridkan. Bagaimana memuridkan? Ajarlah mereka sesuai perintahKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus.

b. Berdoa profetik di Banias.
Terdapat bekas kuil penyembahan berhala. Dulu disini memberikan pewahyuan tentang diriNya sebagai Tuhan.
Mat 16:13-20
Doa : – Agar umat Tuhan yang tinggal di sekitar area ini mendapat pewahyuan yang sama
– Terima kunci kerajaan surga.
– Terdapat aliran sungai yang sumbernya dari mencairnya salju di bukit Hermon yang mengairi Danau Tiberias.

Sharing pewahyuan (dalam bus) :
– Teman A : Banias ini adalah air kehidupan. Banyak orang membutuhkan dan minum sebanyak- banyaknya
– Teman B : Wahyu 7 : 14 ; keluar dari kesusahan besar. Jadi berkat bagi suku bangsa.
– Teman C : Selama praise n worship dalam bus mendapat pewahyuan dan vision. Diberi macam-macam buah, ada yang manis, asam dan biasa. Artinya, setiap orang diberi karunia ada yanga sangat bagus, ada yang biasa-biasa.
– Teman D : membahas soal hubungan diplomatik antar negara.

Saat memasuki kota Yerusalem, bertepatan dengan detik-detik pergantian tahun lama dan tahun baru masyarakat setempat. Seluruh peserta Indonesia berdoa dengan kesehatian bagi Indonesia dan Yerusalem. Memasuki kota kudus Tuhan Raja besar.
Mzm 24:7, Roshasanah…!
Latar belakang kota Yerusalem

c. Pertemuan pertama dengan seluruh peserta di Grand Court.

Grand Court Hotel merupakan lokasi diselenggarakannya pertemuan Haggai Mandate tahun 2009 dengan total peserta 300 orang dari berbagai negara dari pintu gerabang Timur yaitu Golden gate, Lion gate dan Bethany gate. Pertemuan ini bertujuan mengingatkan kembali destinasi Tuhan di Timur dan mengimani akan terjadi penggenapan akan firman Tuhan untuk negara-negara di pintu Timur.

Yes 60:11 akan ada orang yang melalui gerbang-gerbang yang terbuka siang malam, supaya mereka dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu.

Yer 6:16 Ambilah tempatmu di jalan, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, tempuhlah itu.

Musa, Abraham, Ishak, Yakub, Yesus melalui jalur ini. Ada 2 hal dalam jalur dahulu kala : Kesehatan dan kemakmuran. Contoh Abraham, sehat dan makmur. Tetapi yang lebih utama dalam jalur ini adalah keintiman dengan Tuhan Yesus.

4. Tanggal 19/09/2009, Doa pagi di Grand Court. (Day 1)

Pada kesempatan ini, dipaparkan mengenai 3 jalur dahulu kala, dari timur untuk memberkati Yerusalem.
1. Incense route (jalur wangi-wangian)
2. Silk route (jalur sutra)
3. Spicy route (jalur rempah-rempah)
Yerusalem adalah Central. Yerusalem disebut sebagai tahta Tuhan, segala bangsa akan berkumpul kesana (Yer 3:17)
Banyak tekanan atas Yerusalem (Mat 23:29)
Tapi Tuhan tidak akan tinggal diam (Kel 4:22)
Kita selalu bicara soal Today – tomorrow – The day after.

1 Taw 9:22-24, Raja Salomo terbesar.
3000 tahun yang lalu, saudagar dan pedagang dari Timur datang ke YERUSALEM dengan 2 alasan :
– Melihat kebesaran kerajaan Israel.
– Mendengar hikmat Salomo.

Dari jalur dahulu kala, Raja Salomo mendapat/menerima banyak sekali rempah-rempah, masuk lewat selatan/Eilat (dari jalur Timur), lewat utara Haifa (dari jalur Barat).
Maka perjalanan profetik tim: start dari Haifa dan berakhir di Eilat.

EMAS, datang dari Salomon Island dan Papua New Guinea. PNG adalah gunung emas yang duduk diatas lautan minyak. Secara historis mereka memiliki kontak dengan Yerusalem.
Kargo 1, Emas dari PNG dan Salomon Island.
Kargo 2, Rempah-rempah dari Indonesia. Indonesia adalah sumber rempah-rempah terbesar. Raja Salomo paling banyak mengambilnya.
Kargo 3, Orang Utan, monyet dari Indonesia (Kalimantan)
Kargo 4, Merak dari India
Kargo 5, Ivory dari Afrika

Selain PNG dan Salomon Island, ada juga Bougenville Island.
Jadi sejak 3000 tahun yang lalu negara-negara Timur sudah konek dengan Yerusalem lewat raja Salomo.
(Orang majus dari timur juga membawa emas, kemenyan dan mur).
3000 tahun yl semua persembahan dibawa ke kaki Raja Salomo
2000 tahun yl dan seterusnya semua persembahan dibawa ke kaki TUHAN Yesus

Hari ini, jam 8 pagi di Grand Court kami berdoa memberkati rombongan yang berasal dari wilayah Silk Route. Profetik memberkati jalur Sutera, mulai dari China sampai ke Yerusalem.

Siang tour dan doa di Bukit Sion. Loteng atas, Tembok Ratapan, Taman Getsemani bukit Zaitun.

(bersambung)