Perjalanan Profetik-1

(semua tulisan dalam menu Catatanku sudah di-edit agar lebih ringkas dan khusus untuk kalangan para pendoa syafaat).

 

PERJALANAN PROFETIK KE TANAH PERJANJIAN BERSAMA Ps.GEORGE ANNADORAI :
15 – 29 September 2009

A. Pendahuluan

Beberapa hal yang kami tangkap dalam doa-doa persiapan sebelum mengukuti Prophetic Journey :

1. Tgl /04/2009 : Doa persiapan acara Seminar Ruang Maha Kudus ke 3 (RMK 3).

 
 

Colombus dan armada kapalnya

Ketika mempersiapkan koreografi profetis untuk acara pembukaan RMK ke 3. Saya dibukakan Yes 46 : 11, bunyi ayat ini sungguh memberkati saya, karena saya langsung menangkap bahwa ayat ini berbicara tentang bangsa Indonesia. Setelah mendapat Firman Tuhan diatas, saya digerakkan untuk membaca sebuah buku yang ternyata mengisahkan ekspedisi Christopher Columbus. Ternyata dalam perjalanan ini Columbus sedang melakukan suatu tindakan/langkah iman sesuai pewahyuan yang diterimanya lewat ayat yang sama yaitu Yes 46:11. Dikatakan setelah perjalanannya yang ke 3, Columbus menulis sebuah buku berjudul The Prophecy.

 Roh Kudus katakan waktu kini Tuhan sedang bangkitkan/gerakkan transformator akhir zaman. yaitu mereka yang akan melakukan perjalanan/napak tilas rute kuno dari Timur, yang dulu pernah dipakai Tuhan untuk mempermuliakan namaNya di Jerussalem.Perjalanan ini penting karena dalam roh berdampak mengembalikan destinasi bangsa-bangsa di Timur yaitu mempermuliakan namaNya. Akan terjadi pemulihan dari Timur, saat mana Timur BACK TO JERUSSALEM.

 

2. Tgl /04/2009 : Pewahyuan tentang rahasia pelayanan Paulus yang penuh kuasa

Kesaksian :
Waktu tengah malam saya mendapat vision angka 1870 yang dihiasi dekorasi kerajaan dan digerakkan membaca hal 1870 Alkitab Penuntun Hidup Kelimpahan. Bagian tersebut membahas Rm 15:29, bahwa dalam pelayanan Paulus selalu disertai 3 hal, yaitu: Berkat, tanda heran/mukjijat dan kehadiran pribadi Yesus. Ternyata rahasianya ada pada ayat-ayat sebelumnya yaitu ayat 25 sd 28.

Kesimpulannya :
Karena kita sudah sudah menerima berkat rohani dari mereka maka WAJIB bagi kita untuk MEMBERKATI mereka dengan harta duniawi kita. Paulus berhasil menjalankan bagiannya dan pelayanannya diberkati Tuhan.

Ke dua pewahyuan ini sudah saya saringkan kepada teman-teman dalam pertemuan doa kami, dan   kepada dua orang hamba Tuhan (pendeta) sebelum keberangkatan ke Yerusalem.

3. Pewahyuan yang di sharingkan oleh salah seorang dari pendeta tersebut tentang Goliat (Giant), dari 1 Sam 17 :54, bahwa kepala Goliat dipenggal oleh Daud dan menguburnya di Yerusalem. Indonesia dikenal dengan istilah the Last Giant. Kisah Daud mengubur kepala Goliat di Yerusalem menjadi semacam pewahyuan untuk mengambil ‘tanah’ the last giant untuk dikuburkan (ditanamkan).

4. Dalam sesi doa dan doa semalaman tanggal 7,8 dan 9/9/2009, kami mencatat bahwa daerah Jakarta Utara adalah tempat mezbah Tuhan. Penyingkapan pemetaan rohani Jakarta Utara adalah bahwa roh teritorial setempat adalah lewiatan yang berujud naga/buaya dengan kepala di posisi Dadap/Teluk Naga dan ekor di Cilincing. Ada sebelas titik diantara kepala dan ekor (bagian tubuh) yang merupakan tempat-tempat yang penting  untuk didoakan.

5. Merenungkan 4 hal diatas, dalam semangat BACK TO JERUSALEM kami para pendoa menangkap bahwa ini waktu Tuhan untuk mengembalikan destinasi bangsa-bangsa di Timur khususnya Indonesia. Setelah kami doakan terus kami mencatat beberapa rangkaian tindakan profetik yang akan dilakukan dengan mencangkokkan seluruh batas wilayah Indonesia di ke empat penjuru mata anginnya dan daerah lainnya (Kel 15 :17 – 18).
Catatan :
Dalam tuntunan Roh Kudus, tanah ‘the last giant’ diambil dari 3 lokasi yang mewakili kekuatan teritorial yang ada.

6. Melihat kegerakan Tuhan yang luar biasa, kami bersepakat untuk bersatu berdoa bagi profetik journey ini. Teman-teman pendoa lainnya menjadi perisai doa untuk tim yang berangkat ke Yerusalem. Tim perisai ini mendukung doa dengan berpegang pada fotocopi rute perjalanan kami. Kami percaya akan ada banyak terobosan.

(bersambung).