12 Pintu Gerbang

Sejak dari semula (dari kekal hingga kekal) Tuhan telah menetapkan blueprint-NYA  atas segala sesuatu di muka bumi.  Semua dirancang Nya dengan sempurna, dan itu menyangkut segala aspek dari seluruh cipataanNya, alam dan manusia.

Semua ketetapan-Nya seperti apa adanya, seluruhnya dapat kita baca didalam kitab yang sempurna yaitu, Alkitab. Disana dicatat dan digambarkan mulai dari saat mulanya ketika bumi/alam belum terbentuk, lalu bagaimana proses penciptaan atas alam/bumi mulai dijadikan-Nya satu demi satu. Itu semua membutuhkan waktu yang panjang (hari 1 hingga hari ke 6) Kej 1 dan 2.

Harap dicatat  bahwa di dalam kitab yang sempurna itu terkandung begitu banyak ‘misteri’ , dimana sampai dengan hari ini di saat kita membacanya selalu lahir makna/pengertian/pengetahuan yang baru.

Misalnya tentang waktu/hari saja, maka kita harus sadari bahwa 1 hari itu tentunya bukan 1 hari manusia yang sudah Dia tetapkan oleh-Nya  24 jam sehari, tetapi hari itu adalah hari-Nya. Didalam Alkitab dicatat bahwa 1 hari Tuhan sama dengan 1000 tahun manusia, tetapi itupun bukanlah suatu angka yang mutlak/pasti. Sampai hari ini menjadi suatu misteri berapa lamakah 1 hari dalam penciptaan itu jika mau disetarakan dengan waktu manusia, 1000 tahunkah? Sejuta tahunkah? Semilyar tahunkah?

Sebenarnya seluruh jawaban atas misteri itu sudah tersedia di alam, hanya saja karena otak/pengetahuan manusia terbatas dalam menangkap/memahami/mengerti akan hal itu maka butuh waktu bagi kita untuk mengatahui semua itu. Seperti kata Nancy Coen segala sesuatu sudah tersedia di alam, hanya butuh waktu bagi manusia dengan otak yang serba terbatas ini untuk me-loading (memuatnya) ke alam nyata ( ke alam berpikir manusia).

Namun apapun itu, satu hal yang pasti bahwa dari seluruh ciptaan-Nya, manusia adalah makhluk/ciptaan yang paling sempurna. Manusia diciptakan pada hari ke 6, hari terakhir dimana Dia bekerja.  Dari caraNya menciptakan pun Tuhan punya cara yang berbeda dari apa yang Dia lakukan di hari pertama sampai hari ke lima. Kalau yang lain Dia ciptakan hanya dengan berfirman maka manusia atas kehendakNya Dia ciptakan/jadikan menurut gambar dan rupa-Nya itu diciptakan tidak hanya dengan firman saja tetapi juga ada suatu tindakan/ usaha lain yaitu ‘membentuknya’ dari debu tanah dan Dia ‘menghembuskan’ nafas hidup kepadanya. Dari keseluruhan yang diciptakanNya kita melihat bahwa segala sesuatu Dia ciptakan untuk menopang/memungkinkan manusia itu hidup/eksis di muka bumi, bahkan manusia diberi kuasa/hak /tugas khusus yaitu menaklukkan bumi.

Kita belajar dari Alkitab bahwa sejak semula Tuhan punya rancangan special untuk manusia, ciptaanNya yang paling sempurna ini. Semuanya tertulis lengkap dan jelas mulai dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu.

Semua milikNya, semua apa yang ada padaNya diberikan kepada kita manusia (tentunya yang percaya kepada-Nya) sebagai ahli waris-Nya. Ahli waris? Menarik sekali..! Apa dan bagaimana kisahnya?

Mari buka Alkitab dan belajar.

Ketika sang Maha Tinggi  membagi-bagi milik pusaka kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisah-misah anak manusia, maka Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Isarel. (Ulangan 32:8).

Berarti ada 12 wilayah bangsa-bangsa di muka bumi (sesuai dengan jumlah bilangan anak Israel). Persoalannya dimana pusatnya dan bagaimana posisi pembagiannya? Siapa di mana?

Beginilah firman Tuhan Allah : “Inilah Yerusalem! Ditengah-tengah bangsa-bangsa Kutempatkan dia dan sekelilingnya ada negeri – negeri mereka”. (Yehezkiel 5:5)

Inilah pintu-pintu keluar kota itu: disisi sebelah utara yang ukurannya adalah empat ribu lima ratus hasta, terdapat tiga pintu gerbang, yaitu pintu gerbang Ruben, pintu gerbang Yehuda dan pintu gerbang Lewi – sebab pintu-pintu gerbang itu disebut menurut nama suku-suku Israel. Di sebelah timur yang ukurannya empat ribu lima ratus hasta, terdapat tiga pintu gerbang juga, yaitu pintu gerbang Yusuf, pintu gerbang Benyamin dan pintu gerbang Dan. Di sebelah selatan, yang ukurannya empat ribu lima ratus hasta terdapat tiga pintu gerbang juga, yaitu pintu gerbang Simeon, pintu gerbang Ishakar dan pintu gerbang Zebulon. Di sisi sebelah barat, yang ukurannya empat ribu lima ratus hasta, terdapat tiga pintu gerbang juga, yaitu pintu gerbang Gad, pintu Gerbang Asyer dan pintu gerbang Naftali. Jadi keliling kota itu adalah delapan belas ribu hasta. Sejak hari itu nama kota itu ialah : TUHAN HADIR DISITU.”  (Yehezkiel 48: 35-38)

Jadi yang terletak diposisi pusat adalah ibu kota yaitu Yerusalem.Yerusalem Ibu kota dunia. Sekelilingnya di ke empat penjuru mata angin, yaitu di utara, selatan, barat dan timur terdapat pintu-pintu gerbang kota yang semuanya ada 12 pintu yang terdiri dari 12 suku Isrel. Bangsa-bangsa ada di sekeliling mereka.

Formasi 12 pintu gerbang ini dapat kita lihat sekarang di pintu gerbang kota tua di Yerusalem. Posisi pintu gerbang ini mengacu pada Yeh 48 : 35 -38 diatas. Ada 3 suku ditiap penjuru mata angin. Jika ditarik garis dari pusat kota kota tua Yerusalem melalui pintu-pintu itu ke ujung-ujung bumi (sesuai peta) maka kita temukan pembagian wilayah bumi.

Contohnya, Indonesia terletak persis di dua pintu di sebelah timur yaitu di Golden Gate (Yusuf) dan Bethany Gate (Benyamin), sedangkan China dan negara-negara yang lainnya terletak di pintu timur satunya lagi yaitu Lions Gate (Manasye).

Ditegaskan lagi dalam Wahyu 21 : 12-14

Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah, dan diatas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan diatasnya tertulis dua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang, di sebelah utara ada tiga pintu gerbang, di sebelah selatan  tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

Selengkapnya nama pintu dengan  nama suku Israel tersebut adalah :

TIMUR : 

 

Pintu Bethany  atau Bethany Gate (Yusuf).

Bangsa-bangsa yang termasuk di dalamnya, antara lain : Indonesia (sebagian Jawa, Sumatera bagian selatan), Negara-negara timur tengah dan Asustralia.

Golden Gate (Benyamin)

Bangsa-bangsa yang termasuk di dalamnya, antara lain: Indonesia (Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera tengah sampai Aceh), Negara-negara Asean, India, Iran,  UEA, Kuwait, Jordania.

 

Lions Gate  (Manasye)

Bangsa-bangsa yang tercakup di dalamnya, antara lain : Jepang, China, Mongolia, Tibet, Irak, Afganistan dll

 

 

 

UTARA :

Bethel Gate (Lewi)

Bangsa-bangsa yang termasuk  di dalamnya, antara lain :  Sebagian Rusia, Kazakhstan, dll

Damascus Gate (Ruben)

Bangsa-bangsa yang termasuk di dalamnya : Sebagian negara-negara Rusia dll

Samuel Gate (Yehuda)

Bangsa-bangsa yang termasuk di dalamnya :  Sebagian negara-negara Eropa Timur , Hungaria, Turki, Polandia, Denmark dll.

 

BARAT :

New Gate (Naftali)

Bangsa-bangsa yang tercakup di dalamnya, antara lain : sebagian besar negara Eropa (Belanda, Perancis, Denmark dll).

Jaffa Gate (Asyer)

Bangsa-bangsa yang tercakup di dalamnya, antara lain :  sebagian Afrika bagian Utara

Mevasseret Gate (Gad)

Bangsa-bangsa yang tercakup di dalamnya , antara lain : bangsa-bangsa di Amerika Selatan dan Amerika Latin (Mexico, Guatemala, San Salvador, Panama, Bogota, Georgetown dll), sebagian bangsa-bangsa di Afrika Utara (Algeria, Libya, Mali, Mauritania, dll).

 

SELATAN :

Ein Kerem Gate (Simeon)

Bangsa-bangsa yang tercakup di dalamnya, antara lain: bangsa-bangsa di Amerika Selatan/Amerika latin, Afrika (Mesir, Nigeria, Chad,) dll.

Betlehem Gate (Zebulon)

Bangsa-bangsa yang ada di dalamnya, antara lain : Afrika Selatan, Luanda, Lusaka, Zimbabwe, Sudan, Namibia, Angola.

Mount Zion Gate (Ishakar)

Bangsa-bangsa yang ada di dalamnya, antara lain sebagian negara Afrika bagian timur (Kenya, Ethiopia, Jawhar, dll)

Pertanyaannya :

Seperti apa bentuk warisan yang akan kita terima ? Kita tahu sekali bahwa warisan tidak hanya menyangkut harta benda (jasmani) tetapi juga sifat, karakter (rohani). Jadi yang kita terima/ yang diwariskan kepada kita adalah kekayaan jasmani dan rohani. Seperti apakah itu?

Jawabannya :

Setiap suku dari ke 12 suku Israel dinubuatkan oleh Yakub  menerima berkat yang berbeda

  • Ulangan 33
  • Kej 49 : 1 – 28

Kita lihat nubuat Yakub tersebut berupa berkat yang bersifat jasmani dan rohani.

Siapa yang akan memerintah/menjadi raja atas bumi/kota Yerusalem itu?

Mari kita buka dan belajar dari Alkitab :

  • Yehezkiel 43: 1- 7
  • Yesaya 9 : 5
  • Zakaria 14 : 9
  • Wahyu 17:14
  • Luk 19:38
  • Mazmur 24

Tuhan telah menetapkan sejak dari semula rencana-Nya atas bumi dan surga. Bahwa Dialah yang akan memerintah di bumi dan di surga bersama dengan kita ahli waris-Nya, umat tebusan-Nya, milik kepunyaan-Nya.

Dalam konteks pemerintah, kita melihat  sejarah dalam Alkitab, kita tahu bahwa pemerintahan tertua di dunia adalah Babel. Sekarang kerajaan Babel sudah runtuh, tinggal babel-babel di akhir zaman ini, yaitu antikris dengan segala produk-produk dan propagandanya untuk menghancurkan dunia dan umat manusia.

Kerajaan terbesar yang pernah ada dan yang paling jaya dimuka bumi adalah kerajaan Israel dalam masa pemerintahan Raja Salomo. Saat itu seluruh bangsa di dunia takluk dibawah pemerintahan Salomo. Seluruh bangsa datang membawa kekayaannya untuk dipersembahkan atau diperdagangkan dengan Salomo yang kaya raya.  Bahkan seluruh bangsa meniru bagaimana Salomo menyembah Tuhannya, maka tidak heran kalau hampir di seluruh belahan bumi ditemukan peninggalan sejarah berupa mezbah-mezbah kuno yang tipikal bangunannya mirip dengan mezbah orang Yahudi/Bait Allah, yang terdiri dari pelataran, ruang kudus dan ruang maha kudus.

Tidak terkecuali bangsa-bangsa dari timur. Dari timur didatangkan sutra, wewangian, emas, rempah-rempah. Semuanya didatangkan untuk mempermuliakan Tuhan di Yerusalem. Komoditi tersebut dipakai oleh raja Salomo dalam pembangunan bait Allah, dipakai juga oleh para Imam dalam melakukan/menyelenggarakan ibadah di Bait Allah, juga dipakai oleh raja Salomo untuk kebutuhan di istana.

Indonesia termasuk sebagai bagian dari negara di timur, yang waktu dahulu kala sudah mengenal bahkan ambil bagian dalam mempermuliakan Tuhan di Yerusalem, lewat rempah-rempah dan emas hasil kekayaan alam yang nota bene ditaruh oleh Tuhan sendiri, dimana saat dan waktuNya Dia sendiri menggali dan memberdayakannya untuk mempermuliakan diriNya.

Firman Tuhan katakan di akhir zaman kedatangan Anak Manusia seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkannya sampai ke barat (Mat 24:27). Juga dari Yeh 43 : 1-7 diatas kita tahu bahwa Dia akan datang dari timur masuk ke dalam baitNya dan akan duduk ditahtaNya.

Kita tahu bahwa sekarang kita sudah berada di akhir dari akhir zaman, salah satu tanda akhir zaman adalah pemulihan segala sesuatu. Ini waktunya kita pulihkan lagi destinasi kita (tujuan Tuhan dalam hidup Kita) dan bangsa kita, inilah waktunya kita pulihkan mezbah. Ini waktunya kita meraih kembali hak-hak kita, warisan kita, berkat kita, posisi kita, panggilan kita. Inilah waktunya kita menggali sumur-sumur berkat Tuhan di bumi Indonesia. Inilah waktunya bangsa kita kembali mempermuliakan Dia  di Yerusalem.

Inilah waktunya segala sesuatu Back to Jerussalem, sehingga Yerusalem menjadi pusat dari segala sesuatu dimuka bumi. Yerusalem baru ditegakkan dimuka bumi. Haleluyah.

Amin.