Makna Profetik PANJI/Banner

Bendera / panji merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menyatakan identitas dari suatu bangsa. Bendera atau panji kerap juga digunakan untuk menyatakan kebesaran / kebanggaan, atau sebagai ungkapan pernyataan tentang pedoman atau naungan hidup bagi seseorang / lembaga.

Selain sebagai pernyataan identitas, pada zaman dahulu panji juga biasa digunakan sebagai alat komunikasi. Panji biasa digunakan di dunia militer/tentara dan dalam kehidupan social masyarakat sehari-hari.

Dari pengertian umum tentang panji dan yang terkait denganfirman Tuhan, kita ketahui bahwa  panji-panji digunakan antara lain sebagai :

1. Identitas Kelompok / Komunitas / Bangsa

Bangsa Israel ketika berada di padang gurun juga menggunakan panji. Setiap suku mempunyai panjinya sendiri. Setiap suku mempunyai warna dan logo/lambang yang berbeda satu sama lain. Bendera/panji juga digunakan untuk mewakili kesatuan/ batalyon yang berbeda-beda ketika mereka maju berperang.

  • Bil 1:52,”Orang Israel haruslah berkemah masing-masing di tempat perkemahannya dan masing-masing dekat panji-panjinya, menurut pasukan mereka.”
  • Bil 2:2 “Orang Israel harus berkemah masing-masing dekat panji-panjinya, menurut lambang suku-sukunya. Mereka harus berkemah di sekeliling Kemah Pertemuan, agak jauh dari padanya.”

2. Alat Komunikasi (secara horizontal)

Tanda untuk menyampaikan informasi misalnya : berhenti, berkumpul, berangkat.

  • Bil 2:34 ,”Maka orang Israel berbuat demikian; tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah mereka berkemah menurut panji-panji mereka, dan demikianlah mereka berangkat, masing-masing menurut kaumnya dan sukunya.”
  • Bil  2: 17, “Sesudah itu berangkatlah Kemah Pertemuan dengan laskar orang Lewi, di tengah-tengah laskar yang lain itu. Sama seperti mereka berkemah, demikianlah juga mereka berangkat, masing-masing di  tempatnya menurut panji-panji  mereka.”

3. Saat berperang, panji digunakan sebagai isyarat menyerang/maju, mundur,  bertahan atau menyerah.

4. Menyatakan /ungkapan perasaan.  Biasanya dipakai sebagai perumpamaan, misalnya oleh orang yang dilanda asmara untuk menyatakan keelokan yang sukar dilukiskan.

  • Kid  6 : 10,Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?
  • Kid 2 : 4, ” Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta.”
  • Kid 6 : 4,Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya.”
  • Kid  6 : 10, “Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?

5. Isyarat mengenai situasi/kondisi/keadaan. Misal tanda bahaya, aman, damai, menyerah.

6. Tanda untuk tempat berkumpul

7. Alat untuk menandai tempat. Bil 2: 3 – 34

 8. Sebutan untuk Tuhan.

  • Kel 17 : 15, “ Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: “Tuhanlah panji-panjiku!
  • Yes 11 : 10,Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.”

 9. Simbol/tanda Kemenangan. 

  • Mzm  20 : 6,Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu dan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita; kiranya TUHAN memenuhi segala permintaanmu.”

10. Menyatakan doa/permohonan /komunikasi dengan Tuhan (vertikal).  

Setelah memenangkan peperangan dengan orang Amalek, Musa mendirikan mezbah dan menamainya : Tuhanlah panji-panjiku (Jehova Nissi).

  • Kel  17 : 15, “ Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: “Tuhanlah panji-panjiku!” (And Moses built an altar, and called the name of it Jehovahnissi).

Ketika kita berbaris maju dengan panji-panji / bendera Yesus yang ditinggikan, maka orang dapat mengetahui bahwa kita adalah umat Tuhan Yesus.

Ketika kita meninggikan panji-panji didalam nama Allah kita, kita beroleh jaminan dari Tuhan sebagai pembela kita menghadap Bapa dan Dia memenuhi semua permintaan kita. (Mzm 20:6)

Dengan mengangkat panji kita meninggikan Tuhan Yesus sebagai Jehova Nissi. Yesus lah panji-panji kita. (Yoh 12 :32)  “…. dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepadaKu”

Dalam praktek doa profetik di lapangan, penulis mencatat beberapa pengalaman bersama Roh Kudus, saat melakukan tindakan/action dalam suatu misi doa yang menggunakan panji. Untuk setiap tugas/misi doa tidak selalu sama. Roh Kudus memberikan suatu ide/pikiran tentang bentuk dan jenis panji yang digunakan/ diangkat dalam menyertai doa profetik yang dilakukan. Roh kudus menolong dengan memberikan kepekaan (biasanya diteguhkan dengan firman Tuhan), untuk menentukan symbol/bentuk panji yang dipakai sesuai dengan jenis kegiatan doa profetik tertentu.

Symbol yang digunakan untuk panji menandai alasan/latar belakang, karakter atau pribadi yang akan diangkat/ dikemukakan oleh si pengguna panji :

 Simbol  Arti
Merpati Roh Kudus
Rajawali Terbang tinggi mengatasi badai
Singa Mengaum dengan keras memberitakan  firman Tuhan ; Kuasa Perkataan
Lembu Pengorbanan, Kerja Keras, Hamba
Tongkat Penggembalaan ; Otoritas ; Menggali sumur kekayaan bangsa-bangsa
Kandil/kaki dian/menorah Lawatan Allah
Tabut Allah Hadirat Tuhan
Bintang Daud Pemerintahan Tuhan
Anak Panah Percepatan ; Ketepatan ; Ketajaman
Gandum Masa penuaian
Bunga mawar Cinta
Kecapi Pujian dan penyembahan
Cincin  Ikatan perjanjian
Api Roh Kudus ; Api cinta ; diputuskan dari ikatan dunia/dosa ; pengilhaman ;  kemuliaan Allah.
Pedang roh Firman Tuhan yang memisahkan roh dan jiwa
Anggur Sukacita, darah Yesus
Hati Belas kasih

Sumber : DVD BagiMu Tuhan dan bagimu Indonesia

Sehubungan dengan salah satu fungsi panji yaitu sebagai alat komunikasi, maka saat menggunakan panji dengan symbol-simbol tertentu diatas maka saat itulah kita mengkomunikasikan ide/gasasan apa yang hendak kita nyatakan/perbuat. Biasanya selalu disertai dengan gerakan tertentu yang selaras untuk meneguhkan.

 

Arti warna dalam perspektif profetik :

  1. Merah             :    Darah Yesus, gelora cinta, pengorbanan, peperangan, semangat, Penebusan
  2. Orange            :    Pengharapan,  kuat, kemudaanmu
  3. Kuning             :    Iman, kelimpahan, tuaian, kemuliaan
  4. Hijau                :    Kehidupan, pertumbuhan
  5. Biru                 :    Kesetiaan, Roh Kudus, Air hidup
  6. Merah muda   :    Kelembutan
  7. Ungu                :    Kemuliaan, kerajaan, kerelaan
  8. Putih                :    Kebenaran, kekudusan, mempelai kristus
  9. Coklat              :    Hati hamba, jubah kerendahan hati, penyerahan

10.  Emas               :    Kenurnian, puncak kemenangan

11.  Perak               :    Ketekunan

12.  Tembaga         :    Terobosan, kekuatan untuk mendobarak

13.  Pelangi                        :    Janji Tuhan

14.  Merah,kuning,oranye : Api

Warna yang digunakan suku Israel :

  1. Suku Ruben                 :   warnanya Oranye
  2. Suku Simeon                :   warnanya merah dan oranye
  3. Suku Lewi                    :   warnanya merah dan oranye
  4. Suku Yehuda                :   warnanya biru
  5. Suku Zebulon               :   warnanya kuning dasn oranye
  6. Suku Ishakar                :   warnanya biru dan jingga
  7. Suku Dan                     :   warnanya kuning dan hijau
  8. Suku Gad                     :   warnanya merah
  9. Suku Asyer                   :   warnanya hijau

10.  Suku Naftali                 :   warnanya biru dan hijau

11.  Suku Manasye             :   warnanya kuning

12.  Suku Benyamin           :   warnanya ungu

13.  Suku Efraim                 :   warnanya merah dan ungu

Sumber : Pembinaan Doa Pusat GBI Bethany Wilayah Barat

Manfaat dan peran panji dalam doa-doa profetik :

  • Sebagai  identitas Tuhan, Dia lah panji  bagi bangsa-bangsa.

Tuhan lah panji-panji ku  (Kel 17:15b).  Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-  panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-  suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia (Yes 11 : 10).

  • Tuhan yang berperang.

Ia berkata : “Tangan diatas panji-panji Tuhan! Tuhan berperang melawan Amalek turun temurun.”   (Kel 17: 16).

  • Menggiring jiwa-jiwa masuk pintu gerbang Tuhan  / pintu gerbang keselamatan.

Naikkanlah panji-panji di atas gunung yang gundul, berserulah terhadap mereka dengan suara nyaring; lambaikanlah tangan supaya mereka masuk ke pintu-pintu gerbang para bangsawan! (Yes 13:2).

Beginilah firman TuhanAllah: Lihat, Aku akan mengangkat tangan-Ku sebagai tanda untuk bangsa-bangsa dan memasang panji-panji-Ku untuk suku-suku bangsa, maka mereka akan menggendong anak-anakmu laki-laki dan anak-anakmu perempuan akan didukung di atas b ahunya. (Yes 49:22).

  • Sebagai tanda peringatan / untuk menarik perhatian bangsa-bangsa. 

Hai semua penduduk dunia, hai orang-orang yang mendiami bumi! Apabila panji-panji dinaikkan di gunung-gunung, lihatlah; Apabila sangkakala ditiup dengarlah!  (Yes 18:3).

  • Untuk mengumpulkan/menghimpun Isarel yang terserak di  keempat penjuru bumi. 

Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan oaring-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimounkan oaring-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi.(Yes 11:12).

                     Sebagai alat untuk menyatakan kemenangan.  

Kami mau bersorak sorai tentang kemenanganmu dan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita (Mz 20 :6a) 

“Beritahukanlah diantara bangsa-bangsa dan kabarkanlah, naikkanlah panji-panji dan kabarkanlah, janganlah sembunyikan, katakanlah: Babel telah direbut, dewa Bel  menjadi malu, Merodakh telah terkejut! Berhala-berhalanya menjadi malu, dewa-dewanya yang keji telah terkejut!

(Yer 50: 2).

  • Menyatakan harapan akan jawaban doa. (Mz 20 : 6b).

…. kiranya Tuhan memenuhi segala permintaanmu.

 

  • Sebagai tanda perlindungan yang diberikan oleh Tuhan

Kepada mereka yang takut  pada-Mu telah Kau berikan panji-panji, tanda untuk berlindung terhadap panah (Mz 60 : 6).

 

  • Sebagai tanda siap siaga untuk masuk dalam peperangan  

 Lancipkanlah anak-anak panah, siapkanlah perisai-perisai! Tuhan telah membangkitkan semangat raja-raja Media, sebab rencana-Nya terhadap babel adalah untuk memusnahkannya. Itulah pembalasan Tuhan, pembalasan karena bait suci-Nya.

 Angkatlah panji-panji terhadap tembok-tembok Babel, perkuatlah penjagaan! Tempatkanlah orang-orang jaga, persiapkanlah penghadangan! Sebab Tuhan telah merencanakan dan melaksanakan juga, apa yang diancamkannya terhadap penduduk Babel. (Yer 51:11,12)

 

Angkatlah panji-panji di bumi tiuplah sangka kala diantara bangsa-bangsa, persiapkanlah bangsa-bangsa berperang melawan Babel, kerahkanlah kerajaan-kerajaan melawannya (Yer 51:27).

                    Lambaian panji memanggil bangsa yang dari jauh dan ujung-ujung                             bumi.

Ia akan melambaikan panji kepada bangsa yang dari jauh dan akan bersuit memanggl mereka dari ujung bumi; sesungguhnya mereka akan datang dengan segera dan cepat. (Yes 5:26).

                       Mengingatkan Tuhan akan cinta-Nya kepada kita, mempelai-Nya

Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza,  Juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya (Kid 6 : 4).

 Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panji-Nya. (Kid 6: 10)

Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panji-Nya diatasku adalah cinta (Kid 2: 4).

TAMBAHAN:

Sebagai Negara, Indonesia juga memiliki panji/bendera, yaitu sang saka merah putih. Mari kita simak makna profetis dari bendera Indonesia ini.

Warna bendera Indonesia adalah merah dan putih. Kita tahu bahwa warna merah mengandung makna yang sangat dalam. Merah berarti penebusan, darah Yesus, gelora cinta, pembebas, menghapus dosa, dll.

Warna putih berarti suci/kekudusan, tulus, mempelai kristus, kebenaran.

Kedua warna itu sangat kental maknanya dan jika dikaitkan sangat erat hubungannya dengan nilai-nilai karya Tuhan Yesus diatas kayu salib.

Ada hal yang sangat menarik dari sebuah pewahyuan yang penulis kutip  dari edaran dalam sebuah pertemuan di JHOPFAN (Jerusalem House of Prayer For All Nations) tentang makna profetik banner/bendera bangsa-bangsa. Dikatakan bendera Indonesia berarti TUHAN ADALAH KESELAMATANKU (THE GOD IS MY SALVATION).

Mereka gambarkan secara spesifik makna bendera Indonesia (merah putih) sebagai berikut :

  1. Sheltering (Tempat berlindung/ naungan/perumahan)
  2. Liberating (Membebaskan)
  3. Anointing (Pengurapan/urapan)
  4. Pardon (Pengampunan )
  5. Securing (Terjamin/aman/kukuh/teguh)
  6. Cleansing (Membersihkan)

Dari makna warna merah putih diatas kita tahu bahwa Tuhan lah yang menetapkan bendera Indonesia (dan warnanya). Dia ciptakan untuk menggenapi nubuatan-Nya atas Indonesia untuk maksud menyelamatkan dan menjadikan Indonesia sebagai tempat berlindung, membebaskan, pengurapan, pengampunan, jaminan, dan membersihkan/mentahirkan bangsa-bangsa.

Saudara, Tuhan telah memberikan suatu alat /senjata peperangan yang sangat unik, yaitu panji. Sangat jelas bagi kita betapa dahsyatnya peran dan kegunaan panji dalam doa-doa profetik. Namun harus diwaspadai musuh bahwa musuh/ si iblis selalu meniru berusaha membuat foto copynya.

Lawan-lawan-Mu mengaum di tempat pertemuan-Mu dan telah mendirikan panji-panji mereka sebagai tanda. (Mazmur  74)

Pelindung mereka akan lenyap karena gentar, dan panglimanya akan lari terkejut meninggalkan panji-panji, demikianlah firman TUHAN yang mempunyai api di Sion dan dapur perapian di Yerusalem. (Yesaya  31)

Tapi jangan takut Tuhan telah memberi kita panji-Nya , Dia sendirilah panji-panji kita.

 Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: “Tuhanlah panji-panjiku!” Keluaran  (17:15)

Ia berkata: “Tangan di atas panji-panji TUHAN! TUHAN berperang melawan Amalek turun-temurun.” (Keluaran 17:16)

Pelindung mereka akan lenyap karena gentar, dan panglimanya akan lari terkejut meninggalkan panji-panji, demikianlah firman TUHAN yang mempunyai api di Sion dan dapur perapian di Yerusalem. (Yesaya  31:9)

Kepada mereka yang takut kepada-Mu telah Kauberikan panji-panji, tanda untuk berlindung terhadap panah. Sela  (Mz. 60:6)

Mari Saudara selagi hari masih siang, selagi masih ada waktu, kita kerjakan bagian kita sesuai talenta kita. Pergunakan waktu semaksimal mungkin, selagi hayat dikandung badan. Terus bergiat dalam perlombaaan, terus berlari sampai mencapai garis akhir .

Berapa lama lagi aku melihat panji-panji itu, dan mendengar bunyi sangkakala itu?                               Yeremia  4 :21.

Dengan mengangkat panji kita meninggikan Tuhan Yesus sebagai Jehova Nissi. Yesus lah panji-panji kita. (Yoh 12 :32)  “…. dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepadaKu”