Istri Memenangkan Suami

Ruth Bell Graham

Setiap manusia menginginkan sesuatu yang agak berbeda dari apa yang diinginkan oleh orang lain.

Apakah saat ini  Anda sedang berusaha  menjadi istri yang diinginkan suami atau sedang  berusaha menjadi istri yang Anda pikir suami inginkan?

Nasehat yang terbaik yang pernah saya dengar disampaikan kepada seorang istri yang suaminya bukan orang Kristen adalah, ” Tugasmu bukanlah untuk membuat suamimu menjadi baik, tetapi membuat suamimu  senang. Tugasnya Tuhan yang membuat suamimu menjadi baik.”

Saya mendengar cerita nyata tentang seorang ibu dengan lima orang anak. Ibu ini mempunyai suami yang sangat tidak percaya Tuhan dan kesenangannya mengkritik istrinya, mengolok-olok iman percaya istrinya di depan anak-anaknya dan menceritakan kesalahan istrinya kepada tamu-tamu yang datang. Pokoknya,suaminya melakukan apapun untuk meremehkan istrinya (tentu dengan maksud agar istrinya pindah agama). Namun untungnya  kelima anaknya bertumbuh dewasa menjadi anak-anak yang cinta Yesus.

Suatu waktu, seorang temannya yang mengetahui keadaan sulit yang dialami ibu ini bertanya bagaimana ia menjalani hari-harinya.

Ia menjawab,” Aku sekalipun tidak pernah berdebat dengan suamiku dan tidak pernah menyalahkan dia dan aku setiap malam kepada anak-anak membacakan firman Tuhan dan berdoa bersama mereka.”

Seorang istri memiliki dua ‘senjata’ yang diberikan Tuhan. Pertama, adalah KASIH, termasuklah disini bagaimana dengan segera melayani keinginan-keinginan suami. Dan kedua adalah DOA, tetaplah tutup mulut terhadap suami (tidak menyalahkan/berdebat) tetapi berdoalah untuknya.

Lakukanlah apa yang menjadi bagian kita bukan mengambilalih bagian Tuhan. Tugas kita melakukan yang mungkin dan tugas Tuhan melakukan yangh tidak mungkin.

“Demikian juga kamu,hai isteri-isteri tunduklah kepada suamimu,supaya jika ada diantara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya” (1 Petrus 3:1).

(Ruth Bell Graham, meninggal dunia pada Juni 2007, adalah istri dari Billy Graham).