Apakah saya masuk NERAKA hanya karena saya tidak percaya kepada YESUS?

Jawabnya: TIDAK.

Manusia mati dan masuk neraka  karena mereka orang berdosa. Anda masuk neraka hanya jika anda tetap sebagai orang berdosa!

“Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.” Yeh 18 : 4b.

Yesus berkata, ”Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.” (Yoh  8 : 24). Para pendosa  mati disebabkan dosa mereka. Menolak mempercayai Yesus bukanlah alasan mereka mati.

Beberapa pengkotbah telah mempopulerkan  pemikiran bahwa satu-satunya dosa yang dapat menghukum seseorang masuk neraka adalah  “dosa tidak mempercayai Yesus”. Sebagai akibatnya banyak  orang Kristen telah memberitahukan kepada  orang-orang  berdosa (orang yang belum terima Yesus) bahwa mereka akan masuk neraka karena tidak percaya Yesus. Ini bukan hanya tidak alkitabiah tetapi juga menyinggung orang lain. Hal ini bisa membuat orang marah. “Apakah anda berkata saya akan ke neraka karena saya bukan seorang Kristen?” Hal ini tidak masuk akal bagi kebanyakan orang (yang belum di dalam Kristus).

Firman Tuhan dalam PB berkata, ”Tetapi orang-orang penakut, orang-orang pendosa (text bahasa Inggris), orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang sihir, penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat  bagian mereka dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang. ” (Wahyu 21:8).

1 Yoh 2 : 9b, “tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.”

1 Kor 6 : 9-10, “Atau tidak tahukah kamu bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

PERHATIKAN,  sangat jelas Perjanjian Baru mengajarkan bahwa orang masuk neraka oleh karena segala dosa yang mereka lakukan.

Dari mana datangnya ide bahwa orang berdosa akan masuk neraka karena tidak percaya kepada Yesus? Berdasarkan penelitian saya, menunjukkan bahwa pada abad ke 18 – 19 ada beberapa pendapat  dari para pendeta mengenai hal tersebut (saya tidak akan menyebutkan nama mereka). Pendapat mereka yang terkenal terse but hanya berfokus kepada satu ayat Alkitab yaitu, “Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsayatkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa karena mereka tetap tidak percaya kepadaKu.” (Yoh 16 : 8-9).

Kata “dosa” ditulis dalam bentuk kata tunggal yang mengandung arti bahwa hanya dibutuhkan satu dosa untuk menghukum jiwa. Tafsiran ini mengabaikan banyak ayat-ayat Alkitab lainnya, seperti  empat  ayat yang baru saja kita bahas. Dan kata dosa juga ditulis dalam bentuk kata tunggal pada ayat-ayat lain, misalnya dalam Roma 6 : 6, “ …agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.”

Yesus berkata dalam Yoh 16 : 8-9 bahwa Roh Kudus akan menginsafkan dunia akan dosa karena mereka tidak percaya kepadaKu. Ini dapat berarti bahwa hanya ada satu dosa yang dapat diinsafkan Roh Kudus yaitu dosa ketidakpercayaan. Atau dengan kata lain, pelayanan Roh Kudus adalah menunjukkan kepada dunia apa dosa itu dan meyakinkan dunia bahwa mereka adalah orang-orang berdosa. Dan sampai mereka menerima Yesus, mereka akan tetap tinggal  sebagai orang berdosa (yang perlu diinsafkan dari keadaan mereka yang berdosa itu). Penafsiran ini tidak hanya sesuai dengan dengan ayat-ayat yang lain, juga masuk akal bagi mereka (yang belum terima Yesus).

Pada waktu saya diselamatkan, saya tidak diinsafkan dari ketidakpercayaan  saya kepada Yesus Kristus. Tidak!  Sebelumnya, saya belum memiliki hubungan pribadi apapun dengan Yesus . Saya diinsafkan dari dosa-dosa saya sendiri  (yang daftarnya cukup panjang dan memalukan). Roh Kuduslah yang mengungkapkan kepada say mengenai kelemahan moral saya, kecurangan dan tanggungjawab karena menyakiti kehidupan orang lain, dimana saya tahu bahwa saya pantas masuk neraka karena semua itu.

Hanya setelah saya diselamatkan dan memiliki hubungan pribadi dengan Yesus, saya sadar bahwa tidak mempercayaiNya adalah suatu dosa besar. Ia begitu baik. Ia sangat mengasihi saya. FirmanNya selalu benar, mengapa saya tidak mempercayaiNya?

Metode penginjilan modern cenderung mengabaikan upah dosa yang berat sehingga para pendosa (mereka yang belum diselamatkan) menjadi bingung, mengapa Tuhan yang penuh kasih akan mengirim mereka ke neraka.  Mereka berpikir mereka tidaklah terlalu jahat. Tuhan yang penuh kasih dan suci mengetahui keadaan sebenarnya dari setiap pendosa.  Sorga bukanlah tempat para pembohong, pencuri, penzinah, pembunuh dan sebagainya!

Budha tidak malu mengkotbahkan perintah ke 5, ke-8, ke-227 bahkan yang ke-311. Yesus, Yohanes dan Paulus tidak malu mengkotbahkan Sepuluh Perintah Allah.  Ketidaksanggupan manusia  dalam menjalankan hukum tersebutlah yang mendorong manusia kepada solusi yang disediakan pada salib di Kalvari. “Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang supaya kita dibenarkan karena iman.” (Roma 3:24).

Jadi, orang tidak masuk neraka bukan karena mereka orang Kristen. Orang masuk neraka karena mereka adalah pendosa.  Menolak percaya kepada Yesus tidak akan membawa anda ke neraka tetapi percaya kepada Yesus merupakan satu-satunya cara mengeluarkan anda dari neraka. Bagaimana kita  menghindari vonis kita yang adil? Jawabnya, dengan bertobat dan menerima penebusan Yesus atas semua dosa kita.

 

( “Dari Budha hingga Yesus”  oleh: .Steve Cioccolanti; penerbit SHOFAR,Jakarta).

Pastor Steve Cioccolanti  seorang pendeta dari Discover Church di Melbourne, Australia. Berasal dari keluarga Budha Thailand. Beliau memiliki perspektif yang unik tentang penginjilan, misi dan agama-agama dunia.