Agar Perut Tak Buncit di Tahun Baru

Di penghujung tahun, orang biasanya membuat resolusi untuk kehidupan yang lebih baik di tahun depan, termasuk resolusi kesehatan. Menyingkirkan perut buncit bisa jadi salah satu resolusi kesehatan Anda. Ada beberapa cara mudah untuk dapat mewujudkannya.

Banyak orang yang tidak gemuk tetapi memiliki perut yang buncit, padahal lemak di perut lebih bahaya dibanding dengan lemak tempat lain di tubuh.

Perut buncit atau lemak perut secara ilmiah dikenal sebagai lemak visceral atau lemak hati yang terletak jauh di dalam rongga perut dan mengisi ruang antara organ internal. Lemak ini telah dihubungkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker.

Berikut beberapa cara mudah untuk menyingkirkan perut buncit, seperti dilansir Thesun, Jumat (30/12/2011):

1. Makan sambil duduk, kunyah perlahan dan dengan mulut tertutup
Duduk membantu orang untuk bersantai dan memahami apa saja yang sudah ia makan. Makan sambil duduk juga menghindari tersedak. Sedangkan mengunyah makanan dengan perlahan dapat memberi waktu otak untuk menerima sinyal kenyang sehingga Anda makan lebih sedikit.

Sementara makan dengan mulut tertutup dan tidak bicara saat mengunyah dapat membantu Anda lebih sedikit menelan udara yang nantinya dapat terjebak di perut dan menyebabkan perut kembung.

2. Jangan minum soda
Hindari minum minuman bersoda karena dapat menghasilkan gas lebih banyak pada sistem pencernaan, yang dapat berkontribusi membuat perut kembung.

3. Hindari permen bebas gula
Meski diklaim tidak mengandung gula, tapi permen bebas gula mengandung sorbitol, manitol dan laktitol yang akan dicerna di usus besar dan memberi makan bakteri usus, sehingga berpotensi menghasilkan gas perut lebih banyak.

4. Hindari makanan yang mengandung pati ‘resisten’
Pati yang tidak sepenuhnya dicerna oleh lambung dan usus kecil dan akan difermentasi oleh bakteri usus, sehingga memproduksi gas berlebih dalam prosesnya. Pati ‘resisten’ misalnya terkandung dalam jagung manis, kentang matang atau dipanaskan, pasta dan roti.

5. Perbanyak yogurt
Makan yogurt yang mengandung bakteri baik dapat membantu mengurangi kembung, engan mempercepat waktu yang dibutuhkan limbah perut untuk bergerak melalui usus besar, sehingga hanya ada sedikit waktu untuk bakteri pembentuk bakteri gas untuk melakukan pekerjaan mereka.

6. Kurangi garam
Para ahli mengatakan bahwa mengurangi garam 3 gram hari dengan menghindari hampir semua makanan olahan, akan membantu tubuh Anda untuk melepaskan air yang telah terkumpul di dalam rangka sehingga mencairkan kadar garam yang lebih tinggi dalam tubuh.

7. Hindari makanan yang digoreng
Makanan berlemak, khususnya yang digoreng, menyebabkan dicerna lebih lambat. Tentunya hal tersebut menyebabkan perut terasa berat dan kembung. Untuk diet sehat bukan berarti tidak makan lemak sama sekali, namun makanan berlemak yang dipilih adalah jenis lemak yang sehat.

Lemak baik atau sehat dapat disebut dengan MUFA, yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. MUFA baik bagi orang yang sulit menurunkan lemak perut. MUFA dapat ditemukan dalam minyak (seperti minyak zaitun), buah zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan cokelat.
(detikcom:mer/ver)