Doa Yang Memberkati

Suatu masa di Milan, Italia, adalah seorang raja yang sangat dibenci karena kekejamannya sehingga setiap orang berdoa siang dan malam agar sesuatu yang buruk terjadi padanya. Tetapi seseorang memperhatikan bahwa setiap hari menjelang matahari terbit, ada seorang perempuan tua memasuki gereja dan berdoa kepada Tuhan agar IA memberikan umur panjang dan kesehatan kepada raja tersebut.

Sang raja yang tahu bahwa ia tidak layak menerima kebaikan tersebut,meminta perempuanĀ  tua itu untuk datang menghadapnya. Dan raja bertanya mengapa ia berdoa setiap hari untuknya.

“Saya akui,” kata perempuan itu, “Bahwa saya melakukan ini untuk suatu alasan. Hal ini terjadi karena ketika saya kecil, negeri ini memiliki seorang penguasa yang sangat kejam, jadi semua orang berharap agar ia jatuh dari kekuasaannya dan mati. Setelah tuan itu mati, ia digantikan oleh yang lain yang tidak lebih baik dari padanya. Karena alasan itu saya menjadi percaya bahwa tidak ada untungnya jika ia mati.”

“Sekarang, raja adalah tuan kami yang ketiga, dan raja lebih jahat dan kejam dari dua raja sebelumnya. Saya takut jangan-jangan setelah kematian raja, raja akan digantikan oleh raja baru yang jauh lebih buruk. Jadi saya tidak pernah berhenti berdoa kepada Tuhan meminta agar raja bisa hidup untuk jangka waktu yang lama.”

Raja lalim itu pun menjadi sangat malu mendengar perkataan perempuan tua itu dan menyadari kesalahannya.

 

RENUNGAN:

Kita percaya bahwa doa sanggup mengubahkan segala sesuatu. Pada waktu kita berdoa, apakah kita percaya akan kuasa Tuhan yang sanggup mengubahkan segala keadaan? Marilah kita berdoa dengan iman akan kuasa Tuhan yang dahsyat.

Mazmur 10:17, “Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kau dengarkan ya Tuhan, Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telingaMu.”

“Jangan meminta kepada Tuhan apa yang menurut Anda baik, mintalah apa yang Tuhan anggap baik bagi Anda.”(NN).

 

(sumber:100 Kisah Doa/Djohan Handojo).