7 Mitos Kanker Payudara

Di Amerika Serikat, sekitar 200.000 wanita terjangkiti penyakit kanker payudara setiap tahunnya, dan 40.000 wanita diramalkan akan mati karena penyakit itu.

Itulah mengapa penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi yang benar berkaitan dengan penyakit penyakit tersebut.

Ini adalah tujuh mitos yang paling sering dicetuskan mengenai penyakit kanker payudara:

1. Mitos : Sebuah benjolan di payudara menandakan adanya kanker.

Fakta : Delapan puluh persen dari benjolan di payudara bersifat jinak, bukan kanker. Meski demikian, wanita yang menemukan adanya benjolan pada area payudara, harus segera menemui dokter dan melakukan terapi mammogram jika diperlukan.

2. Mitos : Mamogram dapat menyebabkan sel kanker menyebar.

Fakta : Sejatinya, prinsip mamogram adalah melakukan penyinaran sinar-X pada bagian payudara, agar sel kanker tidak menyebar. Mamogram juga merupakan metode terbaik untuk menyembuhkan kanker pada stadium awal, dan bagi wanita yang berusia di atas 40 tahun.

3. Mitos : Jika tidak ada anggota keluarga yang terkena kanker, maka aku bebas dari penyakit ini.

Fakta : Menurut Dr. Marisa Weiss, seorang ahli bedah dan pendiri dari http://www.breastcancer.org, meski di dalam sejarah keluarga Anda tidak ada yang menderita kanker, faktor lingkungan seperti kebiasaan minum, merokok, diet, dan pengobatan, dan menyebabkan Anda terkena kanker payudara. Selain itu, sejarah keluarga dari ibu kandung bukan satu-satunya penentu apakah Anda berisiko menderita kanker atau tidak, tetapi juga berasal sejarah keluarga ayah Anda.

4. Mitos : Masektomi adalah cara terbaik untuk menyembuhkan dan mencegah sel kanker datang kembali.

Fakta : Hanya sedikit wanita yang terkena kanker payudara membutuhkan masektomi atau pengangkatan payudara. Bahkan, kata Dr. Diana Zuckerman dari National Research Center for Women & Families, kebanyakan wanita yang melakukan masektomi tidak melakukan hal itu. Dan, para wanita yang melakukan masektomi berisiko menderita secara fisik maupun mental.

5. Mitos : Wanita muda memiliki risiko terkena kanker payudara yang sama tingginya dengan wanita yang lebih tua.

Fakta : Wanita yang berusia di atas 50 tahun, kata Zuckerman, memiliki risiko yang lebih tinggi dalam terkena kanker payudara. Lebih dari setengah pengidap kanker payudara di tahun ini—dari 200.000 penderita—berusia di atas 61 tahun. Sedangkan sekitar 25.000 wanita atau seperempat dari penderita kanker payudara, berusia di bawah 40 tahun.

6. Mitos : Penyakit kanker payudara adalah sesuatu yang mematikan.

Fakta : Kanker payudara tidak akan menjadi penyakit yang mematikan jika itu tidak menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti kelenjar getah bening, paru-paru, dan lain-lain. Sel kanker dapat juga menjalar hingga ke tulang dan darah, yang dapat menyebabkan kematian. Itulah mengapa deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

7. Mitos : Pria tidak akan menderita kanker payudara.

Fakta : The American Cancer Society memperkirakan bahwa akan ada lebih dari 2.000 laki-laki penderita kanker payudara, di mana 450 di antaranya akan meregang nyawa. Dan, seorang wanita yang memiliki ayah penderita kanker payudara, juga berisiko mengalami penyakit yang sama—sebagaimana jika ia memiliki ibu yang menderita kankter payudara.