Jerusalem

Jerusalem ( bahasa Ibrani: ירושלים Yerushalayim, bahasa Arab: أورسالم القدس Ūrsālim-Al-Quds atau hanya القدس Al-Quds saja) adalah kota di Timur Tengah yang merupakan kota suci bagi agama Yahudi, Kristen dan Islam. Kota ini diklaim sebagai ibukota Israel, meskipun tidak diakui secara internasional, maupun bagian dari Palestina. Secara de facto kota ini dikuasai oleh ISRAEL. Para elit Israel menganggap kota suci ini adalah bagian dari negaranya dan itu adalah bentuk ideologi “zionisme”. Dari semua negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, hanya negara Kosta Rika dan El Salvador  saja yang menempatkan kedutaan mereka di Yerusalem. Lainnya di kota Tel Aviv karena menurut PBB, Yerusalem akan dijadikan Kota Internasional.  Oleh orang-orang Palestina, Yerusalem juga dianggap sebagai ibu kota Palestina. Kota historis Yerusalem adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1981. Kota ini memiliki penduduk sebesar 724.000 jiwa dan luas 123 km2. Sepanjang sejarahnya, Yerusalem telah dihancurkan dua kali, dikepung 23 kali, diserang 52 kali, dan dikuasai ulang 44 kali.

Akar kata Semitik untuk nama “Yerusalem” yang banyak disetujui adalah ‘S-L-M’ yang dalam bahasa Arab maupun Ibrani berarti damai, kerukunan atau kesempurnaan’. Sebuah kota yang disebut  Rušalimum atau Urušalimum muncul dalam catatan Mesir kuno sebagai sebuah rujukan pertama bagi Yerusalem. Kata Mesir tersebut diperkirakan diturunkan dari nama lokal yang tertera dalam surat-surat Amarna, misal  Urusalim.

Bentuk kata Yerushalayim (pelafalan Ibrani) pertama kali muncul dalam kitab Yosua. Bentuk ini merupakan sebuah portmanteau dari yerusha (pusaka) dan nama asli Shalem yang bukan merupakan evolusi fonetik sederhana dari bentuk ini dalam surat Amarna. Sebagian kalangan meyakini adanya hubungan kata ini dengan kata Shalim, dewa pemurah dari mitologi Ugarit yang merupakan personifikasi waktu petang. Umumnya akhiran -im menunjukkan bentuk jamak dalam tata bahasa Ibrani dan -ayim bentuk ganda sehingga membawa pada anggapan bahwa nama tersebut mengacu pada fakta kota tersebut terletak pada dua bukit.

Meski demikian, lafal suku kata terakhir -ayim hanya muncul dalam perkembangan akhir, dan tidak ada pada masa septuaginta. Dalam bahasa Yunani dan Latin kata ini ditulis Hierosolyma. Dalam bahasa Arab, Yerusalem disebut dengan Ursalim al-Quds atau lebih populer dengan al-Quds (Kudus). “Zion” awalnya dianggap merupakan bagian kota, namun kemudian menjadi tanda kota secara keseluruhan. Pada periode kekuasaan Raja Daud, kota ini dikenal sebagai Ir Daud (Kota Daud).

(wikipedia)

Advertisements